Dome House

Saya baru tahu info yang namanya dome house dari teman facebook, kemudian saya salin saja infonya dari kaskus kesini, dengan tujuan menambah pengetahuan, jadi info ini gampang saya akses dari blog ini…hehehe…makasi ya brow infonya..

begini nie infonya :

Japan Dome House Co. Ltd adalah perusahaan Jepang yang membuat rumah dengan bahan dasar Styrofoam ini Dengan penggunaan bahan ini maka banyak keuntungan yang didapat selain lebih cepat, ringan dan murah (setidaknya untuk ukuran orang Jepang).

Keuntungan lainnya adalah dapat mengurangi panas yang masuk sehingga dapat meminimalkan penggunaan AC, sirkulasi udara yang lebih baik, anti gempa dan tidak akan berkarat maupun lapuk dimakan usia dibandingkan dengan menggunakan besi dan kayu.

Rumah yang dibuat berbentuk sebuah kubah (dome) yang dapat dimodifikasi serta diaplikasikan ke segala macam kebutuhan, mulai dari rumah tinggal, bar, karaoke bahkan sampai spa. Untuk membangun satu buah rumah tinggal standar dengan ukuran 7,7 m (lebar) x 3,85 m (tinggi) atau luas sekitar 44 m2, hanya dibutuhkan waktu sekitar 7 hari dengan memakai 3-4 orang tetapi harga untuk satu buah rumah ini US$ 30.000 (sekitar Rp. 300 juta).

Saat ini bahkan sudah didirikan sebuah perkampungan rumah kubah ini di Kyushu (Aso Farm Land Resort) yang mempunyai 480 rumah kubah.

mau liat yang lain, lanjut dibaca aja…

di Indonesia

Gempa Yogyakarta 26 Mei 2006 membuat dusun Ngelepen di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman hancur, tanah turun hingga 4 meter. Hal tersebut membuat dusun tersebut tidak lagi dapat ditempati. Setelah dilakukan pendataan, penduduk kemudian dipindahkan dari lereng bukit ke daerah yang lebih landai. Mereka diberikan tempat baru dengan bangunan anti gempa hasil kerjasama World Association Of Non-Governmental Organizations (WANGO), The Domes For The World Foundation (DFTW) dan pemerintah Indonsia. Satu wilayah baru tersebut mulai dibangun November 2006, selesai Maret 2007 dan dinamakan New Ngelepen.

New Ngelepen dihuni 72 kepala keluarga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Musholla, klinik, dan TK. Untuk mata pencaharian, diberikan juga kandang sapi bagi warga. Jalan-jalan di wilayah New Ngelepen diatur sedemikian rupa sehingga mudah bagi warga melakukan mobilisasi. Sayangnya akses ke wilayah tersebut dirasa masih kurang baik dengan jalan yang belum dilakukan pengaspalan dan jembatan yang kurang baik kondisinya.
Bangunan di New Ngelepen didesain oleh penemunya untuk menjadi bangunan anti gempa. Bangunan terbuat dari beton yang merupakan campuran semen dan PC.

Bangunan dibangun tanpa pondasi yang memungkinkan bangunan menjadi tahan terhadap gempa, karena bangunan hanya akan mengikuti gerakan gempa dan tidak mengalami “patah” akibat ditanam di tanah dengan pondasi. Dasar bangunan merupakan lantai dengan tebal 30 – 40 cm

Bangunan tidak dilengkapi dengan genteng di atap, karena adanya atap berupa genteng dikhawatirkan akan jatuh saat terjadi gempa. Bentuk bangunan yang berupa setengah bola merupakan hasil analisis bangunan anti gempa oleh penemunya. Bentuk tersebut dirasa mampu menahan beban saat terjadi gempa dibandingkan bentuk lain, karena gaya yang terjadi pada bangunan akan terdistribusi dengan baik. Bentuk tersebut juga dimaksudkan untuk mencegah dorongan besar yang diakibatkan oleh adanya angin besar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: