Karmaphala dan Reinkarnasi

Desember 25, 2010

Lama sekali rasanya saya tidak memposting diblog yang sederhana ini, dikarenakan kesibukkan saya didunia nyata. Pada kesempatan ini saya akan memposting apa itu Karmaphala dan Reinkarnasi sesuai dari buku dari karangan Cundamani.

Tulisan kali ini memang jauh dari ilmu Teknik Sipil, tetapi karena saya menyukainya dan sebagai motivasi dalam hidup agar lebih baik jadi saya tulis saja..

oke…langsung saja.. disini akan dituliskan pembicaraan antara seorang anak manusia yang pada zamannya mengalami kegagalan dan berbagai bencana yang bertubi-tubi yang bernama Sudasa Karma, dan seorang Guru yang arif dan maha bijaksana yaitu Guru Kirthi Murti.

Sudasa : Guru, apakah hukum karma itu, apakah hukum itu berlaku untuk semua orang?

Guru     : Hukum karma itu adalah hukum sebab akibat. Hukum aksi reaksi, hukum usaha dan hasil atau nasib. Hukum ini berlaku untuk seluruh alam semesta, binatang, tumbuh-tumbuhan dan manusia.

Jika hukum itu ditimpakan kepada manusia, maka hukum itu disebut hukum karma. Dan jika hukum itu ditujukan untuk alam semesta maka hukum itu disebut Rta.

Hukum inilah yang mengatur kelangsungan hidup, gerak serta perputaran alam semesta ini. Bintang-bintang dilangit yang bertebaran taat bergerak menurut garis edarnya sehingga tidak tabrakan satu sama lain. Matahari patuh bersinar mengikuti kodratnya, sehingga air laut menguap menjadi awan, kemudian jatuh menjadi hujan, akhirnya mengikuti sungai berliku-liku menuju kelaut. Semua kejadian dialam semesta ini diatur oleh hukum Rta, hukum sebab akibat yang maha sempurna. Demikian pula hal nya hukum karma yang mengatur hidup manusia.

Setiap perbuatan dari seseorang pasti ada akibatnya. Setiap gerak tentu ada hasilnya.

Sudasa : Guru, apakah semua perbuatan menghasilkan karma? Demikian pula jika orang bernafas ataupun jantung yang berdetak, apakah juga merupakan karma?

Baca entri selengkapnya »


Apa sebenarnya Rumah Susun itu?

November 29, 2010

Dulu, proposal tugas akhir saya membuat perencanaan tentang rumah kos-kosan, namun karena kata kost bukan termasuk kata baku di Indonesia (katanya) tetapi sudah saya cari lewat google ternyata “Indekos” merupakan kata serapan dari bahasa Belanda, tetap saja kata tersebut tidak diterima (mungkin terdengar asing kali ya..)

Dikarenakan denah yang saya buat sudah jadi, yaitu rumah kost lantai 4, dengan tiap kamar difasilitasi 1 kamar mandi dan 1 teras maka, denah tersebut saya tidak mengubahnya lagi, hanya yang saya ubah adalah judulnya diganti dengan “Rumah Susun”. Ternyata, ehhh…bapak dosen bilang: dik…ini bukan rumah susun namanya, tetapi ini adalah kamar susun (saya pun tersenyum, karena memang sadar saya salah, karena pada mulanya yang saya rencanakan adalah kamar kos-kos an bertingkat…hehhe)

Oleh karena itu, saya ingin mengetahui apa sih rumah susun itu?
Baca entri selengkapnya »


Seminar proposal ujian akhirku hancur

November 23, 2010

Setiap mahasiswa Teknik Sipil di Udayana wajib mengalami proses seminar proposal untuk menyelesaikan perkuliahannya. Saya sediri baru-baru ini mengalaminya, tepatnya hari Jumat tanggal 19 Nopember 2010 yang merupakan hari yang sangat sulit saya lalui, karena kurangnya kesiapan materi dan mental saya. Adapun tahapan yang saya lalui yaitu:

1. Proses Undangan Proposal

    • Hari Selasa jadwal proposal baru terbit yang di keluarkan oleh admin kampus (4 hari sebelum hari seminar).  Saya sungguh kaget karena begitu mendadak sekali, karena hari Rabunya tanggal merah dan saya harus mengundang 4 orang dosen. 3 dosen pembahas dan 1 dosen pembimbing/moderator. Proposal saya sendiri belum saya fotocopy menjadi 5 buah, 1 untuk saya sendiri. Surat undangan harus difotocopy juga menjadi 4 buah yang nantinya diselipan bersama fotocopy proposalnya.
    • Alamat rumah dan nomor telepon para dosen harus dicatat, yang tersedia di admin kampus.
    • Karena Rabu adalah tanggal merah, jadi saya telpon para dosen hari selasa malam, agar dibuat janji terlebih dahulu. Akhirnya para dosen dapat saya temui besoknya padahal tanggal merah, namun salah satu dosen pembahas saya berhalangan hadir dikarenakan beliau sakit, jadi saya hubungi admin untuk mencari tahu siapa yang harus saya hubungi sebagai dosen pengganti.
    • Hampir setengah hari saya menyebarkan undangan, dikarenakan ada janji siang hari dan sore harinya.

    2. Yang perlu diingat sebelum seminar proposal, menurut saya:

    • Fotocopy proposal, jauh-jauh hari seharusnya sudah dipersiapkan (bila sudah daftar proposal, fotocopy rangkap 5 sudah dibuat).
    • Power point, untuk presentasi digunakan powerpoint yang sudah dibuat sebelum daftar proposal, karena bila sudah daftar jadwal seminarnya bisa keluar mendadak.
    • Bila dosen pembahas sudah diketahui, ada baiknya memperlajari dan memprediksi pertanyaan yang akan keluar.
    • Persiapkan mental, saya sendiri kurangnya disini. Menurut saya salah satu faktornya kurangnya pemahaman materi yang akan disampaikan, bila paham dengan apa yang dibuat sedikit tidaknya bisa menjawab apa yang akan ditanyakan. Otomatis juga rasa percaya diri akan muncul.
    • Kelengkapan pakaian.
    • Konsumsi dan LCD. (diadmin kita tinggal bayar saja, sudah ada bagian yang mengurusnya)
    • Oya…ingat bawa spidol…yang namanya ujian jangan bermodal omongan saja…hehehhe…siapa tau nanti disuruh menggambarkan apa yang dipertanyakan oleh para dosen.

    hancurnya dimana??

    Sebenarnya kata hancur bukan kata yang tepat ya?? hanya saja karena emosi, kata tersebut keluar padahal seminar proposal sudah saya lalui, hanya saja menurut saya, hasilnya sangat kurang bagus. Grogi karena jarang ngomong didepan orang banyak, pengusaan materi yang kurang sehingga rasa percaya diri hilang.

    Revisi proposalnya sangat banyak, karena ada beberapa kalimat yang saya copy-paste diketahui para dosen pembahas, sungguh malu rasanya…

    Saya berharap untuk Ujian Akhir nanti bisa lebih baik dari proposalnya, ya…belajar dari pengalaman sebelumnya, apa yang dibuat, tiap per-kata harus dipahami.

     


    Garasi yang baik

    Oktober 29, 2010

    Dalam membuat denah rumah sering saya bingung untuk menentukan ukuran dan penempatan yang baik. Ternyata setelah saya cek ada pengaruh untuk penempatannya menurut Feng Shui. Kalau untuk ukuran/dimensinya tergantung dari jenis kendaraan yang dimiliki oleh pemilik rumah yang akan di bangun.

    Misalkan memiliki mobil Fortuner yang menurut saya berdimensi besar, dengan dimensi yaitu:

    Panjang= 4.695 mm, Lebar= 1.840mm, Tinggi=1.850 mm

    Maka dimensi garasinya harus lebih besar dari pada itu. Untuk lebarnya, hal yang nanti terjadi bisa saja nanti ada parkir untuk sepeda motor. Untuk Panjangnya, yang berpengaruh adalah penempatan pintu garasenya agar garasi nyaman untuk buka tutup dan untuk berjalan tidak sempit. Dan mungkin penempatan fungsinya bisa dibalik anatara lebar dengan panjangnya.

    Untuk mobil berdimensi sedang sejenis sedan, misal Honda New City, dengan dimensi yaitu
    Baca entri selengkapnya »


    Cara Cepat Mencari Momen pada perletakan sederhana

    Oktober 28, 2010

    Mencari momen pada perletakan sederhana susah-susah gampang. Kalau ingat persyaratan kesetimbangan dan cara analisis baloknya sie gampang. Ini sekedar cara cepat yang mungkin sudah banyak yang tahu, namun ini memungkinkan lebih bisa mengingatnya tanpa analisis lagi. Dikarena kan ada rumus cepatnya sebagai berikut: Baca entri selengkapnya »


    Mencoba posting dari Ponsel

    Oktober 15, 2010

    postingan ini mungkin menyimpang dari fungsi blog saya, karena ada kesibukan jadi saya tidak bisa setiap saat terpaku didepan laptop. Sambil santai mengawasi tukang bekerja saya bisa santai posting dari ponsel saya…hehehe, mumpung ada fasilitas sama bikin saya nggk jenuh. Ternyata wordpress sudah menyediakan menu untuk view ponsel, sekaligus mempostingnya. Ini saya ketik dari ponsel lho…hehehe..cukup dengan mengetik m.wordpress.com di browser maka kita diminta memasukkan username dan pasword saja..jrengg…langsung dah kita bisa mengases blog kita. . Tetapi menunya sederhana sekali, lambat juga responnya. .apa mungkin ini karena ponsel saya yang kurang mendukung??


    Steger kayu

    Oktober 14, 2010

    Uhh…lumayan capek hari ini, pagi-pagi sekali menu utama adalah batako…hehehe. Maksudnya belum makan pagi disuruh sama bos kirim batako, terus langsung disuruh kirim ke lokasi proyek. Di proyek iseng saya liat-liat, steger penyangga begesting nantinya untuk menahan cor lantai memakai kayu usuk 4×6 kayu bali. Maklumlah proyek lantai 2 sederhana, pemborongnya juga sederhana, tidak modern maksudnya… belom memakai steger besi yang sering disebut scafolding itu. Saya pikir mengapa nggak pakai bambu saya yang bentuknya bulat, lebih murah dan lebih kuat juga kan. Ternyata setelah saya tanya sama pemborongnya, katanya yang iya punya usuk kayu, keunggulannya yaitu bisa dipakai berkali-kali. terus potongannya bisa digunakan sebagai bekisting juga, kalau bambu sie oke juga tetapi klu uda terpotong nggk bisa digunakan lagi” katanya…

    Baca entri selengkapnya »